Sekolah sebagai landasan pendidikan karakter bangsa merupakan hal yang sangat penting dalam pembentukan generasi muda yang berkualitas. Menurut Prof. Dr. Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, “Pendidikan karakter adalah inti dari pembangunan manusia seutuhnya, yang tak hanya cerdas secara intelektual namun juga memiliki kepribadian yang baik.”
Sekolah memiliki peran yang sangat vital dalam membentuk karakter anak-anak, karena di sekolahlah anak-anak belajar tentang nilai-nilai kehidupan, disiplin, kerja keras, kejujuran, serta rasa tanggung jawab. Dengan adanya pendidikan karakter di sekolah, diharapkan generasi muda kita dapat menjadi sosok yang berintegritas dan mampu bersaing di era globalisasi.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr. M. Syafi’i Antonio, seorang pakar pendidikan karakter, “Sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak, karena di sinilah anak-anak belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain, menghargai perbedaan, serta memahami pentingnya kerja sama.”
Namun, tantangan dalam implementasi pendidikan karakter di sekolah juga tidaklah mudah. Diperlukan kerjasama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk karakter anak-anak. Hal ini sejalan dengan pendapat Bapak Anies Baswedan yang mengatakan bahwa “Pendidikan karakter bukanlah tanggung jawab sekolah semata, namun juga tanggung jawab bersama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.”
Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk bersinergi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif bagi pembentukan karakter bangsa yang kuat. Kita semua harus menyadari bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk belajar akademik, namun juga tempat untuk membentuk kepribadian dan karakter yang baik pada generasi muda kita. Sehingga, mari kita bersama-sama mendukung program pendidikan karakter di sekolah demi masa depan bangsa yang lebih baik.