Merawat tradisi dan budaya sekolah pendidikan di masa depan merupakan hal yang penting untuk dipertahankan. Tradisi dan budaya sekolah merupakan bagian dari identitas sebuah lembaga pendidikan yang harus dijaga agar tetap relevan dan berkembang seiring dengan waktu.
Menurut Bapak Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, “Tradisi dan budaya sekolah merupakan warisan berharga yang harus dijaga dan dilestarikan. Dengan merawat tradisi dan budaya sekolah, kita dapat memastikan bahwa nilai-nilai luhur dan karakter yang telah terbentuk selama ini tetap terjaga di masa depan.”
Dalam merawat tradisi dan budaya sekolah, perlu adanya keterlibatan seluruh komponen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga orangtua. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengadakan kegiatan-kegiatan tradisional seperti upacara bendera, lomba-lomba tradisional, atau festival budaya.
Dr. Maya Sari, seorang pakar pendidikan, menambahkan, “Merawat tradisi dan budaya sekolah tidak hanya penting untuk memperkokoh identitas sekolah, tetapi juga dapat membentuk karakter siswa. Dengan mengenalkan nilai-nilai tradisional, siswa dapat belajar menghargai warisan budaya bangsa dan menjadi generasi yang cinta akan budaya Indonesia.”
Sebagai bagian dari upaya memperkuat tradisi dan budaya sekolah, perlu pula adanya dukungan dari pihak terkait, baik pemerintah maupun masyarakat. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan tradisi dan budaya sekolah dapat terus berkembang dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari lembaga pendidikan di masa depan.
Dengan merawat tradisi dan budaya sekolah pendidikan di masa depan, kita tidak hanya menjaga warisan nenek moyang, tetapi juga membentuk generasi penerus yang memiliki rasa cinta akan budaya Indonesia. Mari kita bersama-sama melestarikan tradisi dan budaya sekolah untuk masa depan yang lebih baik.